MAA | Seri Diskusi Hukum “Strategi Hukum dalam menghadapi permasalahan Hubungan Kerja akibat Pandemi Covid-19”
927
post-template-default,single,single-post,postid-927,single-format-standard,qode-quick-links-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.2,vc_responsive

Seri Diskusi Hukum “Strategi Hukum dalam menghadapi permasalahan Hubungan Kerja akibat Pandemi Covid-19”

Dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sudah sangat signifikan terhadap perekonomian di Indonesia.  Keterpurukan perekonomian diprediksi akan terjadi beberapa bulan ke depan, apabila pandemi Covid-19 ini belum bisa teratasi dengan tuntas.

Ditetapkannya bencana nonalam pandemi Covid-19 sebagai Bencana Nasional, yang diikuti dengan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), telah mempengaruhi produksi maupun penjualan pada berbagai sektor usaha.  Banyak perusahaaan yang kebingungan mengambil sikap untuk bisa bertahan demi kelangsungan kegiatan usahanya.  Adanya protokol kesehatan dari penerapan PSBB sangat berpengaruh pada faktor poduksi maupun penjualan. Tidak adanya produksi dan minimnya penjualan maka jelas berimbas pada kemampuan keuangan perusahaan untuk membayar upah para pekerjanya.

Tidak ada pilihan lain bagi perusahan-perusahaan Perusahaan yang merasakan dampak signifikan dari ter Covid-19 kecuali harus melakukan mitigasi dampak kerugian, termasuk diantaranya mitigasi hukum dampak keuangan berkaitan dengan hubungan kerja dengan para pekerjanya.

Berangkat dari uraian singkat kondisi di atas, maka Mulyana Abrar Advocates (MAA) membuat seri  diskusi hukum ini secara online/daring dengan topik “Strategi Hukum dalam menghadapi permasalahan Hubungan Kerja akibat Pandemi Covid-19”.

Dalam situasi ekonomi yang semakin tertekan, apakah perusahaan dapat mengambil kebijakan-kebijakan terhadap para karyawan/pekerjanya, misal: pengurangan/pemotongan gaji, merumahkan pekerja sementara, atau bahkan pemutusan hubungan kerja massal?

Seri pertama dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2020 melalui media zoom dengan narasumber  Senior Partner Mulyana Abrar Advocates, Fauzul Abrar SH, didampingi oleh Associate, Rehansya Agusvirta SH.

Nantikan seri berikutnya hanya di Seri Diskusi Hukum Mulyana Abrar Advocates.

No Comments

Post A Comment