MAA | Corporate Lawyer Starter Kit 101: Kesalahan yang biasa terjadi dalam membuat drafting contract
904
post-template-default,single,single-post,postid-904,single-format-standard,qode-quick-links-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.2,vc_responsive

Corporate Lawyer Starter Kit 101: Kesalahan yang biasa terjadi dalam membuat drafting contract

Sebagai konsultan hukum sekaligus Advocates, Fauzul Abrar, Senior Partner Mulyana Abrar Advocates, telah banyak membantu perusahan untuk menyiapkan kontrak maupun perjanjian guna mendukung bisnis dan kegiatan usaha mereka. Dalam pengalamannya, Fauzul sering menemukan berbagai kesalahan dalam merancang kontrak yang dapat berpotensi menimbulkan dispute di kemudian hari bahkan kesalahan tersebut dapat melemahkan posisi hukum klien, yang tentunya akan beresiko bagi kepentingan klien.

Contoh dalam perjanjian kredit perlu diperhatikan apakah pihak yang mau kreditur Рdebitur dalam perjanjian tersebut telah memperoleh  persetujuan kuasa ataupun kewenangan-kewenangan yang lainnya disyaratkan, karena jika tidak sesuai akibatnya perjanjian dapat dibatalkan. Maka untuk menghindari resiko, lawyer perlu memahami bagaimana merancang kontrak yang baik.

Dalam Corporate Lawyer Starter Kit 101 bersama ET Asia, Fauzul akan sharing tentang bagaimana suatu kontrak itu seharusnya disusun mulai dari syarat-syarat kontrak, klausal standar hingga ketentuan-ketentuan yang sesuai dengan sifat perjanjian yang akan dibuat serta mencoba memahami kesalahan apa yang harus dihindari dalam contract drafting.

Contract Drafting for Lawyer: Kesalahan yang biasa terjadi dalam membuat drafting contract, Jumat 8 Mei 2020 hanya di webinar series Corporate Lawyer Starter Kit 101 ET Asia.

 

 

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.