MAA | Wimboh akan wujudkan perizinan satu pintu OJK
224
post-template-default,single,single-post,postid-224,single-format-standard,qode-quick-links-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.2,vc_responsive

Wimboh akan wujudkan perizinan satu pintu OJK

JAKARTA. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) terpilih, Wimboh Santoso ingin mewujudkan perizinan satu pintu di regulator industri keuangan itu. Tujuannya untuk mempercepat perizinan dan mempermudah industri keuangan dalam berinovasi.

Wimboh mengatakan, selama ini, memang perizinan masih dibagi menjadi beberapa kompartemen seperti perbankan, non bank dan pasar modal. Biasanya perizinan yang terkait dua industri membutuhkan waktu lebih lama karena harus melalui beberapa pengawas lintas industri.

“Oleh karena itu nantinya kami ingin terapkan pengawasan terintegrasi untuk industri perbankan, non bank dan pasar modal,” ujar Wimboh dalam keterangan pers di Plaza Mandiri, Jumat (9/6).

Lanjut Wimboh, OJK juga nantinya harus melakukan adaptasi terhadap penggunaan teknologi. Hal ini karena nantinya diharapkan pengawasan perbankan bisa menggunakan teknologi untuk mempermudah.

Selain itu, nantinya komunikasi dengan Bank Indonesia (BI) juga terus dioptimalkan untuk meningkatkan sinergi. Diharapkan hal ini bisa mengoptimalkan peran OJK dalam meningkatkan industri jasa keuangan secara umum. Nantinya diharapkan industri jasa keuangan dan pasar modal bisa berperan menjadi sumber dana untuk pembangunan ke depannya.

Sebab, selama ini kebutuhan dana untuk pembiayaan infrastruktur mencapai Rp 4.000 triliun, yang tidak mungkin hanya dipenuhi oleh salah satu industri.

sumber: kontan.co.id

 

No Comments

Post A Comment